PERSAINGAN
GAME MOBILE
DENGAN
VIDEO GAME KONSOL-VOA UNTUK DUNIA TEKNO
RINGKASAN MATERI BAB 11
MENGHADAPI PERSAINGAN
A.
Kekuatan
Kompetitif
Michael
Porter mengidentifikasi lima kekuatan yang menentukan daya tarik jangka panjang
intrinsic sebuah pasar atau segmen pasar yaitu : pesaing industry, pedatang
batu potensial, pengganti pembeli dan pemasok. Penjabarannya sebagai brikut:
1. Ancaman
Rivalitas Segmen yang Intens
Sebuah segmen
yang dianggap tidak menarik jika sudah berisi banyak pesaing yang kuat dan
agresif. Segmen dianggap lebih tidak menarik jika segmen itu stabil atau
menurun. Jika kapasitas pabrik harus ditambah dalam skala yang besar dan biaya
tetap serta penghalang untuk kluar tinggi, atau harus menanggung resiko besar
untuk tetap bertahan dalam segmen tersebut, akan menimbulkan perang harga,
peran iklan, dan peluncuran prodak baru akan cukup sering serta akan membuat
segmen menjadi segmen yang mahal untuk bersaing. Contohnya Pasar Telepon
Seluler.
2. Ancaman
pendatang baru
Segmen yang
paling menarik adalah segmen yang memiliki penghalang untuk masuk yang tinggi
dan penghalang untuk keluar yang rendah. Hanya sedikit perusahaan baru yang
masuk di industry ini dan perusahaan yang kinerjanya buruk akan keluar dengan
mudah. Ketika penghalang untuk masuk rendah dan penghalang untuk keluar tinggi,
perusahaan masuk pada masa yang bagus tetapi sulit keluar saat keadaan sedang
buruk. Akibatnya kelebihan kapasitas yang kronis dan laba semua perusahaan
tertekan. Contoh industry penerbangan yang memiliki penghalang masuk yang rendah
dan keluar yang tinggi, membuat semua angkutan udara mengalami kesulitan selama
kelesuhan ekonomi.
3. Ancaman
Produk Pengganti
Sebuah segmen
tidak menarik apabila ada pengganti potensial untuk produk tersebut. Sebab
produk pengganti memaksa perusahaan member batasan pada harga dan laba.
4. Ancaman
Daya Tawar Pembeli yang Semakin Besar
Sebuah segmen
tidak menarik apabila pembeli memiliki daya tawar yang kuat dan semakin besar.
Daya tawar pembeli tumbuh ketika mereka menjadi lebih terkonsentrasi ketika
produk memiliki bagian yang signifikan dari biaya pembeli, produk tidak
didiferensiasikan, biaya peralihan pembeli rendah, atau pembeli sensitif
terhadap harga karena laba yang rendah. Untuk itu penjual dapat memilih pembeli
dengan negosiasi harga yang rendah atau beralih pemasok.
5. Ancaman
Daya Tawar Pemasok Yang Semakin Besar
Segmen menjadi
tidak menarik jika pemasok perusahaan mampu meningkatkan harga atau mengurangi
jumlah barang yang dipasok. Hal terjadi apabila hanya ada sedikit pengganti,
produk yang dipasok merupakan masukan penting dan peralihan pemasok tinggi.
B.
Mengidentifikasi
Pesaing
Tampaknya tugas yang sederhana bagi perusahaan untuk
mengidentifikasi pesingnya. PepsiCo tahu bahwa Dasani dari cola-cola adalah
pesaing air botol utama bagi merek Aquafina. Meski demikian, kisaran pesaing
aktual dan potensial perusahaan bisa saja jauh lebih luas daripada yang kasat
mata. Dan perusahaan cendrung lebih terluka oleh munculnya pesaing atau
teknologi baru ketimbang oleh pesaing saat ini. Kita dapat mempelajari persaingan
dari sudut pandang industri dan pasar. Industri adalah suatu kelompok
perusahaan yang menawarkan produk atau kelas produk yang merupakan pengganti
erat satu sama lain. Dengan menggunakan pendekatan pasar, kita mendefenisikan
pesaing sebagai perusahaan yang memenuhi kebutuhan pelanggan yang sama. Konsep pasar unuk persaingan menunjukan
jumlah pesaing aktual dan pontensial yang lebih besar dibandingkan persaingan
yang hanya didefinisikan dalam istilah kategori produk.gagasan pemasaran :
“Pertumbuhan yang Tinggi Melalui Inovasi Nilai” menggambarkan bagaimana
perusahaan dapat memasuki pasar baru yang meminimalkan persaingan dari
perusahaan lain.
C.
Menganalisis Pesaing
1.
Srategi
Sekelompok perusahaan mengikuti strategi yang sama dalam pasar sasaran tertentu disebut kelompok strategis (strategic group). Misalkan sebuah perusahaan ingin memasuki industri peralatan rumah tangga utama.
Sekelompok perusahaan mengikuti strategi yang sama dalam pasar sasaran tertentu disebut kelompok strategis (strategic group). Misalkan sebuah perusahaan ingin memasuki industri peralatan rumah tangga utama.
2.
Tujuan
Setelah perusahaan mengidenifikasi pesaing utamanya dan strategi mereka, perusahaan harus bertanya, apa yang dicari masing-masing pesaing di pasar? Apa yang menggerakan masing-masing perilaku pesaing? Banyak faktor yang membentuk tujuan pesaing, termasuk ukuran, sejarah, manajemen saat ini, dn situasi keuangan. Jika pesaing merupakan divisi dari perusahaaan yang lebih besar, penting untuk mengetahui apakah perusahaaan induk menjalankannya untuk pertumbuhan, laba, atau memerahnya. Sebaiknya kita mengasumsikan bahwa pesaing berusaha memaksimalkan laba. Jadi asumsi handal lainya adalah bahwa setiap pesaing mengejar beberapa bauran tujuan profitabilitas saat ini, pertumbuhan pangsa pasar arus kas, kepemimpinan teknologi, dan kepemimpinan layanan. Perusahaan harus mengamati rencana ekspansi pesaing.
Setelah perusahaan mengidenifikasi pesaing utamanya dan strategi mereka, perusahaan harus bertanya, apa yang dicari masing-masing pesaing di pasar? Apa yang menggerakan masing-masing perilaku pesaing? Banyak faktor yang membentuk tujuan pesaing, termasuk ukuran, sejarah, manajemen saat ini, dn situasi keuangan. Jika pesaing merupakan divisi dari perusahaaan yang lebih besar, penting untuk mengetahui apakah perusahaaan induk menjalankannya untuk pertumbuhan, laba, atau memerahnya. Sebaiknya kita mengasumsikan bahwa pesaing berusaha memaksimalkan laba. Jadi asumsi handal lainya adalah bahwa setiap pesaing mengejar beberapa bauran tujuan profitabilitas saat ini, pertumbuhan pangsa pasar arus kas, kepemimpinan teknologi, dan kepemimpinan layanan. Perusahaan harus mengamati rencana ekspansi pesaing.
3.
Kekuatan dan
Kelemahan
Perusahaan harus mengumpulkan
informasi tentang semua kekuatan dan kelemahan pesaing. Secara umum, perusahaan
harus memperhatikan tiga variabel ini ketika menganalisis pesaing :
a.
Pangsa pasar (share
of market) Pangsa pasar sasaran pesaing
b.
Pangsa pikiran (share
of mind) Persentase pelanggan yang menyebutkan nama pesaing dalam merespons
pernyataan, “Sebutkan nama perusahan yang pertama kali terlintas dalam pikiran
Anda di industri ini”
c.
Pangsa hati (share of heart) Persentase pelanggan yang menyebutkan
nama pesaing dalam merespons pernyataan, “Sebutkan nama perusahaan dari mana
Anda lebih suka membeli produk”.
Perusahaan yang menghasilkan pangsa pikiran dan pangsa
hati yang stabil pasti akan menghasilkan pangsa pasar dan profabilitas. Untuk
menentukan pangsa pasar, banyak
perusahaan menentukan tolok ukur pesaing mereka yang paling sukses, dan juga
perusahaan kelas dunia lainnya.
4.
Memilih Pesaing
setelah perusahaan melakukan
analisis nilai pelanggan dan mempelajari pesaingannya secara hati-
hati,perusahaa dapat memfokuskan diri pada salah satu dari kelas pesaing
berikut:
a.
Kuat melawan lemah.sebagaian besar perusahaan membidik pesaing yang lemah, karena memerlukan
sumber daya yang lebih sedikit untuk setiap titik pangsa yang didapatkan.
b.
Dekat melawan jauh.sebagaian besar perusahaan bersaing dengan pesaing yang paling mirip dengan
mereka, tetapi perusahaan juga harus mengidentifikasi pesaing jauh.
c.
Baik melawan buruk. Semua industri memiliki pesaing baik dan buru. Pesaing baik bermain sesuai
aturan industri; mereka menetapkan harga yang sesuai dengan biaya; dan mereka
menyukai industri yang sehat. Pesaing buruk berusaha membeli pangsa dan tidak
menghasilkannya; dan mereka mengambil banyak resiko; mereka berinvestasi dalam
kepastian berlebihan; dan meraka merusak keseimbangan industri.
5.
Memilih pelanggan.
Sebagai bagaian analisis
persaingan, perusahaan harus mengevaluasi basis pelanggannya dan memikirkan
pelanggan mana yang rela mereka lepas dan mana yang inggin dipertahankan. Salah
satu cara untuk membagi basis pelanggan adalah berdasarkan apakah pelanggan itu
berharga atau rendah.
D.
Stategi kompetitif bagi pemimpin pasar.
Mengklasifikasikan perusahan berdasarkan peran yang
mereka mainkan dalam pasar sasaran; pemimpin, penantang, pengikut, atau
penceruk. Kebanyakan industri berisi satu perusahaan yang menjadi pemimpin
pasar yang diakui.perusahan ini mempunyai pasang pasar terbesar dipasar produk
yang relevan dan biasanya memimpin perusahaan lain dalam perusahaan harga,
pengenalan produk baru, cukupan distribusi, dan intensitas promosi.
1.
Memperluas total
pasar
Ketika total pasar bertambah
besar, perusahaan yang dominan biasanya mendapatkan paling banyak.secara umum
pemimpin pasar harus mencari peanggan baru atau lebih banyak penggunaan dari
pelanggan lama.
2.
Pelanggan baru.
Semua kelas produk mempunyai
potensi untuk menarik pembeli yang tidak menyadari keberadaan produk atau yang
menolaknya karena harga atau tidak adanya fitur tertentu.
3.
Lebih banyak
penggunaan.
Pemasar dapat berusaha
meningkatkan jumlah, tingkat, atau frekuensi konsumsi. Jumlah konsumsi kadang dapat
ditingkatkan melalui kemasan atau rancangan ulang produk. Peningkatan frekuensi
memerlukan salah satu identifikasi peluang untu mengunakan merek. Salah satu
stategi untuk mempercepat penggantian produk adalah mengaitkan tindakan
mengganti produk dengan liburan, acara, dan stategi memberikan informasi yang
lebih baik kepada konsumen tentang ; kapan menggunakan produk untuk pertama
kali harus menggantinya, ;tingkat kinerja produk saat ini.
a.
Mempertahankan pangsa pasar.
Berusaha ters memperluas total ukuran pasar, perusahaan
dominan harus terus dan aktif mempertahankan bisnis lamanya. Pemimpin harus
memimpin industri dalam mengembangkan produk baru dan layanan pelanggan,
efektivitas distribusi, dan penurunan biaya. Perusahaan pemimpin harus terus
meningkatkan kekuatan dan nilai kompetitifnya bagi pelanggan dengan memberikan
solusi komprehensif. Pertahan terdiri antara lain :
1)
Pertahan posisi
adalah pertahanan yang menduduki ruang pasar yang paling diinginkan dalam
pikiran konsumen, membuat merek hampir tidak dapat dihancurkan, seperti yang
dilakukan procter & gamble terhadap detergen untuk membersihkan, pasta gigi
untuk pencegahan karang gigi, dan popok pempers untuk permukaan tetap kering.
2)
Pertahanan sisi (flank) adalah pertahanan posisi sangat penting, pemimpin pasar
juga harus membangun pos- pos luar untuk melindungi garis depan yang lemah atau
yang dapat bertindak sebagai basis ivai untuk melakukan serangakain baik.
3)
Pertahanan preemtif adalah menyerang sebelum musuh mulai penyerangannya, perusahaan dapat
meluncurkan pertahanan preemtif dalam beberapa cara.
4)
Pertahanan serangan balik adalah ketika diserang sebagain besar pemimpin pasar
akan merespon dengan serangan balasan. Dalam serangan balik pemimpin dapat
menghadang penyerang secara frontal atau menghantam produk pendampingnya atau
meluncurkan gerakan menekan.
5)
Pertahanan mobile
dalam pertahan mobile pemimpin membentangkan daerah kekuasaannya ke wilayah-
wilayah baru yang dapat bertindak sebagai pusat pertahanan dan serangan masa
depan melalui perluasan pasar dan diversifikasi pasar.
6)
Pertahanan kontraksi kadang perusahan besar harus menyadari bahwa mereka tidak dapat lagi
mempertahankan semua wilayah mereka. Dengan demikian tindakan terbaiknya
tampaknya adalah kontraksi terencana.
b.
Memperluas pangsa pasar.
Di banyak pasar,satu titik pangsa bernilai puluhan juta
dolar, tidak heran bila pesaingan menjadi sangat kuat di begitu banyak pasar.
Meskipun demikian mendapatkan peningkatkan pangsa di pasar yang telah dilayani
tidak secara otomatis menghasilkan laba yang lebih tinggi. Karena biaya membeli
pangsa pasar yang lebih tinggi bisa jauh melebihi nilai pendapatanya, perusahan
harus mempertimbangkan empat faktor sebelum mengejar peningkatan pangsa :
1)
Kemungkinan memprovokasi tindakan antitrusi. Pesaing yang cemburu sering meneriakkan monopoli jika
sebuah perusahaan dominan melakukan penetrasi lebih jauh.
2)
Biaya ekonomi. Profitbilitas bisa turunan
dengan terus naiknya pangsa pasar pada tingkat tertentu.
Dalam ilustrasi, pangsa pasar optimal perusahaan adalah 50%. Biaya peningkatan pangsa pasar
selanjutnya dapat melebihi nilainya.
3)
Melakukan kegiatan pemasaran yang salah. Biasanya perusahaan berhasil mendapatkan pangsa dengan
mengalahkan pesangin dalam tiga bidang; kegiatan produk baru, kualitas produk relative dan pengeluaran pemasaran.
4)
Pengaruh peningkatan pangsa pasar terhadap kualitas
aktual dan kualitas anggapan.
Terlalu banyak pelanggan dapat membatasi
sumber daya perusahaan, melukai
penghantar nilai produk dan pelayanan produk.
E.
Strategi
kompetetif lain
Perusahaan
yang menduduki peringkat kedua, ketiga dan lebih rendah dalam industri sering
disebut perusahaan runner-up atau pengikut. Mereka dapat menyerang pemimpin dan
pesaing lain dalam perebutan agresif atas pangsa pasar selanjtnya sebagai
penantang pasar, atau mereka dapat bermain bola dan tidak “mengguncang perahu”
sebagai pengikut pasar.
1. Strategi
Penantang Pasar
a. Mendefinisikan
tujuan strategis dan lawan
1) Penantang dapat
menyerang pemimpin pasar. Adalah strategi
berisiko tinggi tetapi berpotensi mendapatkan imbalan yang tinggi pula dan
masuk akal jika pemimpin tidak melayani pasar dengan baik.
2) Penantang dapat
menyerang perusahaan yang seukuran dengannya di mana perusahaan itu tidak
melakukan pekerjaannya dan tidak mempunyai cukup dana.
Perusahaan-perusahaan ini mempunyai produk yang meenua, mengenakan harga yang
berlebihan, atau tidak memuaskan pelanggan dengan cara lain.
3) Penantang dapat
menyerang perusahaan local dan regional yang kecil.
Beberapa bank besar tumbuh menjadi ukuranya saat ini dengan memangsa bank
regional yang lebih kecil, atau “iklan kecil”.
b. Memilih
strategi serangan umum
1) Serangan Frontal.
Penyerang menyamai produk, iklan, harga, dan distribusi lawannya. Prinsip
kekuatan menyatakan bahwa pihak yang memiliki sumber daya lebih besar akan
menang.
2) Serangan Flank/Sisi.
Titik lemah lawan merupakan sasaran alami.
3) Serangan Pengintaran (Encirlement) merupakan
usaha untuk menangkap satu bagian luas wilayah lawan melalui serangan kilat.
4) Serangan Melewati (Bypass) melewati
seluruh lawan dan menyerang pasar yang lebih mudah untuk memperluas basis
sumberdaya perusahaan.
5) Perang Gerilya perang
gerilya terdiri dari pelaksanaan serangan kecil dan tidak teratur untuk
mempermalukan dan merusak moral lawan dan pada akhirnya mendapatkan pijakan
permanen.
c. Memilih
Strategi Serangan Yang Spesifik
Penantang
harus melangkah melampui lima strategi luas ini dan mengembangkan strategi yang
lebih spesifik.
d. Strategi
Pengikut Pasar (Market Follower)
1) Pemalsu
meniru produk dan kemasan pemimpin dan penjualnya dan menjualanya dipasar gelap
atau melalui penyalur yang tidak memiliki reputasi.
2) Pengklon (Clonerr) pengklon
mengemulasi produk, nama dan kemasan pemimpin, dengan sedikit variasi.
3) Peniru peniru
meniru beberapa hal dari pemimpin tetapi mempertahankan diferensiasi
berdasarkan kemasan, iklan, harga, atau lokasi
4) Pengadopsi pengadopsi
mengambil produk pemimpin dan mengadaptasinya atau memperbaikinya.
e. Strategi
Penceruk pasar (Market Nicher)
Penceruk
mempunyai tiga tugas yaitu menciptakan ceruk, memperluas ceruk dan melindungi
ceruk. Menceruk menanggung resiko utama yaitu ceruk pasar dapat mongering atau
diserang.
F.
Menyeimbangakan
Orientasi Pelanggan dan Pesaing
1. Perusahaan
yang berpusat pada pesaing
a. Situasi
yang dipelajari
1) Pesaing
W berusaha sekuat tenaga untuk menhancurkan kita di Miami.
2) Pesaing
X meningkatkan cakupan distribusinya Houston dan melukai penjualan kita
b. Reaksi
1) Kita
akan menarik diri dari pasar Miami karena tidak mampu melawan pertarungan ini
2) Kita
akan meningkatkan belanja iklan kita di Hauston
2. Perusahaan
yang berpusat pada pelanggan
a. Situasi
yang dipelajari
1) Keseluruhan
pasar tumbuh 4% pertahun
2) Segmen
yang sensitive terhadap kualitas tumbuh 8% pertahun
b. Reaksi
1) Kita
akan memfokuskan lebih banyak usaha untuk mencapai dan memuaskan segmen
kualitas pasar.
2) Kita
akan menghindari penurunan harga dan melakukan kesepakaran karena kita tidak
menginginkan pelanggan dengan membeli dengan cara ini.
PERSAINGAN
GAME MOBILE
DENGAN
VIDEO GAME KONSOL-VOA UNTUK DUNIA TEKNO
A.
Latar
Belakang
Permainan atau
yang sering kita sebut dengan game adalah sesuatu kegiatan yang dilakukan untuk
menghibur diri kita dari rasa jenuh. Seiring berkembangnya IPTEK pada era modern
ini membuat banyak beredarnya berbagai jenis games. Tak hanya untuk sekedar
refresing namun aplikasi games telah menjadi sebuah bisnis industry yang sangat
besar. Games yang dahulu sering dikaitkan dengan masa kanak-kanak ternyata
telah menyedot perhatian remaja dan bahkan orang-orang dewasa sekarang ini.
Game biasa
berarti “hiburan”. Permainan game juga merujuk pada pengertian sebagai
“kelincahan intelektual” (intellectual
playability), sementara kata game biasa diartikan sebagai arena keputusan
dan aksi pemainnya. Ada target-target yang diingin dicapai pemainnya.
Kelincahan intelektual, pada tingkat tertentu, merupakan ukuran games itu
menarik untuk dimainkan secara maksimal.
Game sebenarnya
sangat penting bagi perkembangan otak manusia, seorang manusia akan mulai
berfikir jika sudah dihadapkan dengan sebuah masalah, sedangkan pada sebuah
games kita dihadapkan dengan berbagai
macam masalah dan kita dituntut untuk memecahkannya sedemikian rupa
sehingga kita dapat menyelesaikan atau bahkan kita dapat memenangkan
permainan/games yang kita mainkan.
Persaingan
aplikasi games di dunia tekno saat ini sangatlah ketat, hal ini menuntut setiap
pembuat aplikasi games untuk terus berinovasi dengan mengeluarkan games-games
terbaru untuk menguasai persaingan pasar. Contohnya game konsol yang pada
awalnya merupakan game yang sangat digemari dan buming dipasaran. Namun karena
perkembangan teknologi membuat munculnya sebuah inovasi game yang lebih
kompetitif dengan munculnya games mobile. Peningkatan permintaan pasar membuat
perkembangan game mobile jauh lebih pesat dibandingkan dengan game PC.
Developer lebih memilih untuk mengembangkan game mobile karena pasar game
mobile yang lebih mudah untuk dijangkau karena perangkat mobile sudah bukan
menjadi hal yang asing bagi masyarakat, bahkan perangkat mobile sudah menjadi
bagian dari keseharian masyarakat apalagi di kalangan remaja dan biaya yang
cendrung lebih rendah dibandingkan dengan game consol.
System operasi
mobile yang cukup popular dan banyak diminati pada saat ini adalah Android,
dengan perkembangan mobile phone yang semakin canggih dan perubahan operating
system dari masa ke masa pada mobile phone hal tersebut mengangkat keberadaan
mobile game.
B.
Rumusan
Masalah
1. Apa
perbedaan antara game mobile dan game konsol?
2. Bagaimana
persaingan game mobile dan game konsol?
C.
Pembahasan
Ada banyak
penyedia layanan games untuk berbagai macam platfrorm yang sangat menarik
seperti flash, facebook, web based, konsol, konsol handheld (genggam), mobile
(android,iOS) dan masih banyak lagi, namun media yang biasa di bawa kemana saja
adalah konsol genggam dan mobile. Dari sisi system Permainan konsol adalah
permainan video yang dimainkan pada konsol permainan, dan alat yang sengaja
dibuat untuk bermain game. Konsol permainan ini biasanya terhubung pada
televisi dan menghasilkan gambar serta suara, permainan ini dimainkan dengan
menggunakan alat genggam yang terhubung ke konsol permainan, yang disebut
kontroler. Kontroler ini memiliki sejumlah tombol dan kontrol arah, yang
masing-masing menggerakkan dan memanipulasi gambar di layar televisi. Contohnya
PS dan Gymbot.
Mayoritas gamers
konsol adalah yang memiliki niat bermain games lebih besar dibandingkan gamers
mobile games, meski demikian biasanya gamers konsol juga merangkap sebagai
gamers mobile games. Namun jika dilihat dari sisi jumlah gamers, mungkin game
mobile menduduki peringkat yang lebih baik, karena semua gamers konsol biasanya
memiliki gadget yang memungkinkan mereka untuk memainkan mobile games.
Game mobile
adalah aplikasi game yang terdapat pada smartpone, tablet dan sebagainya.
Dengan spesifikasi yang bagus sudah
semakin murah, sehingga semakin banyak juga gamer konsol yang beralih ke mobile
games. Selain itu banyak mobile games dengan kualitas keren yang bisa didapat
dengan gratis dari internet.
Contoh game mobile pada smartphone yaitu COC, Heyday,
Onet dan lain-lain. Salah satu kekuatan kompetitif yang dikemukan oleh Michael
Porter yaitu ancaman rivalitas segmen yang intens yaitu sebuah segmen dianggap
tidak menarik jika sudah berisi banyak pesaing yang kuat atau agresif. Jika
dikaitan dengan persaingan antara games konsol dan game mobile, game mobile
merupakan ancaman rivalitas segmen bagi game konsol.
Seiring perkembangan
zaman yang mempengaruhi teknologi game, pada mobile phone. Android merupakan
salah satu system operasi yang mendukung program aplikasi game berjalan pada
mobile phone, keunggulan utama Android adalah gratis dan open source, sehingga
siapa saja dapat menjadi developer aplikasi berbasis Android. Mobile game di
era ini sudah menjadi salah satu alternative hiburan di berbagai kalangan.
Pertama, karena kelebihan yang multifungsi dari devise mobile phone berbeda
dengan konsol yang sebagian besar berfungsi hanya untuk bermain game. Kedua,
bersifat portable yang mudah dibawa dan juga karena kecanggihannya serta
spesifikasi mobile phone sekarang yang “mempuni” sehingga tampilan kualitas
mobile game tidak kalah menarik juga
dengan beberapa konsol game maupun PC
game, hal ini menyebabkan peningkatan permintaan pasar membuat
perkembangan game mobile jauh lebih pesat jika di bandingkan dengan game PC dan
game konsol.
Game konsol Vs Mobile game

D.
Kesimpulan
dan Saran
1.
Kesimpulan
Games konsol merupakan sebuah system
computer hasil kostumasi yang dapat menghasilkan gambar berupa sinyal,
selanjutnya dapat diterjemahkan
perangkat display (Tv,Monitor) menjadi video game. Jadi dapat disimpulkan bahwa
game konsol adalah computer yang dikostumasi
khusus untuk memainkan video game di TV atau Monitor.
Sedangkan game mobile aplikasi game yang
terdapat pada smartphone dan tablet. Game mobile lebih praktis, karena bisa
didownload melalui smarphone dan bisa dimain dimana saja. Sedangkan game konsol
harus terhubung pada televisi sehingga dapat menghasilkan gambar dan suara.
Untuk dapat memenangkan persaingan dalam
pemasaran terlebih dahulu manajer pemasaran
harus mengetahui situasi apa yang sedang dialami oleh perusahaan sebelum
menentukan strategi yang cocok untuk menghadapi persaingan tersebut.
2.
Saran
Untuk menghadapi persaingan yang
kompetitif para pembuat aplikasi game harus terus berinovasi untuk menciptakan
games-games terbaru agar tetap survive di pasar industry teknologi.
Dalam menghadapi persaingan di era
globalisasi yang semakin berkembang sebaiknya manajer pemasaran, harus menentukan
strategi pemasaran yang tepat dan hal ini juga harus ditunjukan oleh manajer
pemasaran yang professional dan memiliki kreatifitas yang tinggi. Jadi
tempatkanlah manajemen pemasaran sebagai bagian penting dalam perusahaan demi
mencapai tujuan bisnis yaitu profitabilitas yang tinggi. Dalam menghadapi
persaingan , sebaiknya terlebih dahulu lihatlah potensi pasar yang ada. Serta
cari tahu pesaing yang kompeten saat ini, sehingga tidak salah langkah dalam
menentukan strategi. Dan meningkatkan keunggulan dan kualitas game yg menarik.
HUBUNGAN
MATERI DENGAN STUDY KASUS
Dalam
era persaingan usaha yang semakin kompetitif sekarang ini, setiap pelaku bisnis
yang ingin memenangkan kompetisi dalam persaingan pasar akan memberikan
perhatian penuh pada strategi pemasaran yang dijalankannya. Untuk menyiapkan
strategi pemasaran yang efektif,sebuah perusahaan harus mempelajari pesaing dan
juga pelanggan actual dan pontensial.pemasaran harus mengidentifikasi strategi,
tujuan, kekuatan, dan kelemahan pesaing.
Keberhasilan
bisnis salah satunya ditentukan oleh kemampuan memahami pesaing. Output dari
kemampuan tersebut menopang manajemen dalam memutuskan dimana akan bersaing dan
bagaimana posisi diantara pesaing. Pesaing terdekat perusahaan adalah mereka
yang berusaha memuaskan pelanggan dan kebutuhan yang sama dan memberikan
penawaran yang serupa. Perusahaan juga harus memberikan perhatian kepada
pesaing laten, yang mungkin menawarkan cara baru atau cara lain untuk memenuhi
kebutuhan yang sama, perusahan harus mengenali pesaing dengan menggunakan
analisis berbasis industry dan pasar sekaligus.
Analisa
persaingan merupakan sebuah usaha untuk
mengidentifikasi ancaman, kesempatan, atau permasalahan strategis yang terjadi
sebagai akibat dari perubahan persaingan pasar secara pontensial, serta
kekuatan dan kelemahan pesaing.. Agar tetap dominan, pemimpin mencari cara
untuk memperluas total permintaan pasar,berusaha melindungi pangsa pasarnya
saat ini, dan mungkin berusaha meningkatkan pangsa pasarnya.
Sama
pentingnya dengan orientasi persaingan dalam pasar global saat ini, perusahaan
tidak boleh memberikan penekanan pada pesaing, mereka harus menjaga
keseimbangan antara pengamatan consumen dan pengamatan pesaing.